Ishra hadir di App Store pada bulan Oktober. Versi 1.1 adalah update pertamanya, dan dibuat dari masukan kalian di minggu-minggu awal. Update dari App Store, dan semua yang sudah kamu catat tetap aman di tempatnya.
Jeda aplikasi sekarang opsional
Di iPhone, menjeda aplikasi harus lewat Durasi Layar (Screen Time) milik Apple. Sebagian dari kalian ingin memakai Ishra untuk jurnal, jadwal, dan pengingat saja, tanpa memberi akses Durasi Layar sama sekali. Sekarang bisa. Ishra berjalan penuh tanpa izin itu, dan kamu bisa menyalakan jeda kapan saja dari menu Fokus.
Kalau kamu mengizinkannya, iOS hanya memberi Ishra token anonim untuk aplikasi yang kamu pilih. Ishra tidak pernah tahu nama aplikasinya, dan tidak pernah melihat cara kamu memakainya.
Jadwal yang sama dengan jadwal resmi
Untuk metode Kemenag dan JAKIM, Ishra sekarang menambahkan menit kehati-hatian (ihtiyati) yang sama seperti jadwal resmi mereka. Sebelumnya hitungan astronominya benar, tapi satu atau dua menit lebih awal dibanding kalender di dinding masjid. Sekarang keduanya sama.
Lima suara azan
Pengingat salat bisa memutar azan lengkap, bukan sekadar bunyi lonceng. Pilih satu dari lima suara di Pengaturan, termasuk azan Indonesia. Pengingat tetap mengikuti tombol senyap dan mode Fokus di iPhone-mu.
Jurnalmu, dalam satu file
Sekarang kamu bisa mengekspor semua catatanmu ke file cadangan, lalu memulihkannya di iPhone baru. Tetap tanpa akun dan tanpa server Ishra: file itu milikmu, dan ia ada di mana pun kamu menyimpannya.
Pulihkan pembelian
Kalau kamu sudah mendukung Ishra lalu ganti HP, ketuk Pulihkan pembelian di layar dukungan, dan dukunganmu kembali dengan Apple ID yang sama.
Selanjutnya
Ishra untuk Mac sedang menuju Mac App Store, dan dukungan yang dibeli di iPhone ikut berlaku di sana. Setelah itu, Ishra 2.0 hadir di Android dan iPhone bersamaan. Kamu bisa mengikutinya, dan memilih fitur berikutnya, di roadmap.